“PREMAN” ITU BERNAMA BARKATI

PREMAN ITU BERNAMA BARKATI-02

“PREMAN” ITU BERNAMA BARKATI

#RBS-Relawan BADAR Samarinda : “PREMAN” ITU BERNAMA BARKATI, Diantara isu miring menjelang pilkada yang mulai ditiupkan lawan politik terhadap paslon BADAR adalah bahwa calon walikota Muhammad Barkati adalah seorang preman. Barkati itu orang yang tiba-tiba menjelang pilkada baru rajin ke majelis-majelis.

Benarkah itu?

Kalau anda seorang aktifis Islam, aktifis sosial dan kaum relawan kemanusiaan, anda tidak membutuhkan jawaban atas pertanyaan itu. Mengapa? Karena anda pasti sudah sering menjumpai beliau di berbagai majelis keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Jadi hal Itu sudah berjalan puluhan tahun sejak beliau belum terjun ke dunia politik. dan Justeru setelah menjabat sebagai orang nomor dua di kota Samarinda, bisa dibilang kehadiran beliau di beberapa majelis agak berkurang.

Tetapi bukan juga karena sombong, namun karena aktifitas beliau dalam memimpin bersama pak Syaharie Jaang begitu padat.

Hanya saja ketika dulu beliau mengikuti berbagai kegiatan, tidak ada (jarang) wartawan yang meliputnya. Berbeda dengan sekarang, kemanapun beliau berjalan selalu tak lepas dari mata kamera.

preman-itu-bernama-barkati-01.jpeg
Barkati HadirDan Jadi Salah Satu Pembicara Dalam Acara Diskusi Ormas Islam

Foto yang kami upload ini bukan foto tahun ini atau tahun kemarin. Lihat saja bodi, rambut dan wajah beliau, masih sangat muda. Ini foto lama yang kebetulan ada kawan mengirimkannya kepada kami.

Foto saat pak barkati mengkuti beberapa kegiatan keagamaan dan berdiskusi dengan dengan aktifis Islam. Pemkiran-pemkiran dan pernyataan-pernyataan beliau begitu ditunggu oleh para aktifis ketika itu. Apalagi dengan kafasitas beliau yang merupakan petinggi ormas kedaerahan saat itu, aneka pemikiran beliau dalam mengkampanyekan nilai-nilai dakwah yang damai begitu terasa.

Channel Barkati Samarinda

Maka ketika saat ini ada sebagian narasi lawan politik yang mengesankan bahwa pak Barkati itu preman dan baru-baru menjelang pilwali ini saja mendekati para ulama serta habaib, maka itu sangatlah aneh. Kelihatan sekali bahwa oknum penebar isu tersebut tidak mampu bersaing secara jujur.

Kepada mereka yang menebarkan isu premanisme kepada pak Barkati, kita hanya bisa mengatakan bahwa isu murahan itu justeru akan merugikan paslon anda sendiri. Karena dengan isu tersebut umat jadi tahu bahwa paslon andalah yang selama ini kurang banyak bergaul dan kurang jauh mainnya. Kalaupun paslon anda mengklaim sebagai da’i atau aktifis, ya mungkin da’i atau aktifis intern partai dan kelompoknya saja.

Apa yang dilakukan pak Barkati selama ini sudah lintas batas ormas, kelompok dan organisasi, bahkan agama. Beliau telah masuk ke berbagai lini menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Pak Barkati memang bukan Ustadz, namun jangkauan dakwah amar makruf nahi munkar yang beliau sampaikan sudah menyentuh banyak kalangan. Mulai orang-orang pinggir jalan hingga mereka yang bermajelis di hotel berbintang, mulai dari preman hingga para pejabat pemerintahan.

Makanya jangan heran bila langkah pak Barkati yang bukan orang parpol itu begitu mencengangkan, bisa menjadi wakil walikota Samarinda menggantikan almarhum Nusyirwan Ismail yang telah wafat sebelum masa jabatannya habis.

Sosok Barkati tentu tidak tiba-tiba dikenal di kalangan masyarakat dan Partai Politik. Orang-orang yang ada di gedung dewan, para pimpinan parpol hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat sudah sejak lamatahu sepak terjang Barkati, sehingga mereka semua sepakat mendukung beliau menjadi wakil Walikota.

Padahal pak Batkati ini bukan kader partai manapun. Beliau saat itu hanya seorang PNS dengan jabatan kasi. Kalau bukan tokoh potensial dan punya rekam jejak yang baik, tak mungkin didukung oleh banyak kalangan terutama anggota dewan yang memilih beliau.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan