Mengenal Pribadi Barkati Yang Rendah Hati – Bagian 8

Mengenal Pribadi Barkati Yang Rendah Hati – Bagian 8

Hari masih sangat pagi, sebagian masyarakat Samarinda mungkin masih terlelap tidur. Atau yang sudah bangun dan shalat subuh kembali merebahkan badannya di atas kasur. Sosok pemimpin yang sederhana dan tak banyak bicara ini justeru sedang sibuk menyiapkan diri untuk berangkat ke lapangan. Ya, hampir tiap hari selama masa tegang akibat wabah corona ini Barkati tak bisa tidur dengan nyenak dan tak bisa beristirahat dengan tenang. Setiap mengawali hari yang terpikir di benaknya adalah apa yang bisa dia lakukan untuk membantu masyarakat Samarinda.

Membantu harta benda? Jelas kemampuannya sangat terbatas. Barkati bukan orang yang kaya raya. Secara materi ia hanya bisa membantu semaksimal yang bisa dilakukannya. Namun dia tahu bahwa sebagai pemimpin ada beberapa langkah yang bisa dia lakukan untuk turut berbuat demi rakyatnya. Ia selalu melakukan kontak dengan walikota Syaharie Jaang dan para pejabat lain, saling berkoordinasi dan berbagi tugas apa yang bisa dikerjakan. Meski secara resmi pegawai dan pejabat pemkot diinstruksikan untuk bekerja di rumah, namun kenyataannya justeru walikota dan wakil walikota adalah diantara orang yang mau tidak mau harus bekerja di luar rumah bahkan di luar kantor.

Pak Barkati sendiri setiap pagi sudah menyiapkan aneka kebutuhan pribadi beliau untuk ke lapangan. Bila tidak ada rapat yang formal maka Beliau biasanya menyempatkan diri untuk memantau perkembangan wabah corona ini. Beliau juga tak sungkan membantu para relawan melakukan bakti sosial melakukan penyemprotan disinfektan ke banyak tempat di kota Samarinda.
Ini bukan penciteraan, namun merupakan upaya untuk bisa menghadirkan kepemimpinan di hati masyarakat. Menurut pak Barkati, beliau sadar secara fisik tidak banyak wilayah yang bisa beliau sendiri jangkau, masih banyak wilayah yang membutuhkan bantuan dan akan ditangani oleh petugas maupun para relawan.

Beliau sadar apalah arti penyemprotan yang beliau lakukan. Masih teramat luas dan masih teramat banyak relawan yang lebih terampil dan petugas kesehatan yang lebih piawai dalam melakukan upaya ini. Namun bagi pak Barkati keterlibatan beliau langsung ke lapangan ini bukan untuk diukur berapa luas yang bisa beliau jangkau. Beliau hanya ingin masyarakatnya merasa bahwa ada pemimpin yang sedang berjuang bersama mereka. Bahwa pemimpin tidak membiarkan Mereka. Pemimpin yang hadir saat dibutuhkan, tidak meninggalkan rakyat yang sedang kesusahan.

Saat ini penciteraan bukan hal yang utama bagi pak Barkati, makanya jangan heran bila banyak momen kebersamaan beliau dengan kegiatan masyarakat yang tidak terekspos oleh media. Media perlu memang bagi pemimpin untuk mengnformasikan apa yang mereka lakukan buat rakyatnya, namun itu bukan yang dikejar oleh pak Barkati. Beliau paham bahwa di masa menjelang pemilihan kepala daerah, apapun yang beliau lakukan akan mudah ditarik ke isu politik. Bahkan dengan mudah dituduh penciteraan. Itu sudah konsekuensi seorang pemimpin, beliau tidak menyalahkan siapapun. Yang penting beliau berusaha menjaga hati agar selalu bekerja ikhlas.

Keikhlasan bagi pak Barkati adalah hal yang paling penting. Bagi beliau tidak terlalu urgen kebaikan beliau diekspos, meskipun kalau ada yang kemudian memberitakan nya maka itu juga tidak masalah. Biarlah semua berjalan sewajarnya. Yang penting bagi beliau saat ini bagaimana dalam segala kesempatan bisa bekerja buat warga Samarinda. Ya, ketika admin mengikuti beberapa kali kegiatan pak Barkati ke lapangan, admin bisa melihat bagaimana lelaki kelahiran Samarinda ini begitu serius memikirkan nasib masyarakatnya.

Sejak dilantik pertama kali menggantikan Almarhum Nusyirwan Ismail, sosok sederhana ini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja baik di kantor, lebih-lebih bersama warga di lapangan. Bahkan saat melakukan tugas kunjungan ke luar daerah sekalipun, bila biasanya pejabat lain menggunakan kesempatan itu buat sekalian berlibur, pak Barkati toh masih saja terus melakukan kontak dengan balaikota dan masyarakat yang membutuhkan kehadirannya. Bahkan di luar jam kerja tak jarang beliau harus pulang dan tidur larut malam karena menghadiri kegiatan bersama masyarakat. Beliau pulang dengan raut wajah yang sangat kelelahan. Namun di balik itu ada pancaran kebahagiaan tersendiri karena tugas beliau hari itu bisa beliau jalani dengan baik.

Demikian pula di masa-masa wabah corona saat ini. Pak Barkati justeru lebih banyak beraktifitas di lapangan mulai dari membantu langsung para relawan dan instansi terkait melakukan penyemprotan disinfektan, melakukan sosialisasi tentang penanganan corona dan aneka pencerahan ke masyarakat. Beliau mengatakan bahwa hal ini dilakukan (terjun langsung ke lapangan) paling tidak ada dua hal yang beliau inginkan: Pertama, beliau ingin memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat untuk bersama-sama mengatisipasi wabah corona. Dan yang kedua, adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat agar kembali berprilaku hidup bersih dan sehat dengan dimulai dari diri sendiri dan lingkungan.

Semoga beliau selalu diberi kekuatan dan kesehatan oleh Allah sehingga bisa terus mengabdi buat masyarakat Samarinda dan melaksanakan amanah yang diberikan kepadanya dengan jujur dan istiqomah… Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin

Berita Terupdate dari Muhammad Barkati, S. Sos. MH.

#BarkatiSamarinda
#KabarBarkati
#RelawanBarkatiSamarinda
#BarkatiUrangSamarinda
#2020_2025TetapBarkati

Tinggalkan Balasan